Minggu, 14 Februari 2016

PEKERJAAN PERSIAPAN

PEKERJAAN PERSIAPAN



Apa saja sih, yang biasanya menjadi pekerjaan persiapan suatu proyek gedung bertingkat? secara garis besar yaitu Bangunan Sementara/Direksi keet, Pekerjaan Persiapan, Instalasi Kerja, dan  Test / Penyelidikan. Mari kita bahas satu persatu.

1. Bangunan Sementara
    Bangunan sementara adalah suatu tempat yang digunakan oleh para staff maupun pekerja secara sementara / temporary. Diantaranya adalah kantor (Owner, Main Contraktor, Sub Contractor), Bedeng Pekerja, Bengkel, Gudang, Pos Jaga, Rumah Genset, dan lainnya untuk mendukung selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Bangunan ini nantinya akan dibongkar dan dipindah sesuai dengan perkembangan pelaksanaan proyek.
    Biasanya kantor akan dipindahkan ke area basement yang biasanya jarang terdapat ruangan dan digunakan untuk parkir kendaraan, karena nantinya pembongkaran akan mudah dan tidak mengganggu pelaksanaan. Pemilihan tempat untuk bangunan sementara menjadi sangat vital dalam sebuah proyek, karena apabila salah dalam penempatan maka kantor akan berpindah-pindah dan membuat staff menjadi tidak betah dan resiko kehilangan data penting apabila dokumen tidak dirapihkan secara baik.

2. Pekerjaan Persiapan
    Beberapa contoh pekerjaan persipan yaitu papan nama proyek, saluran sementara, pagar sementara, akses sementara (jalan atau jembatan), pengukuran lahan, dan penempatan alat kerja (TC, karena berkaitan dengan pondasi TC). Pekerjaan persiapan juga berperan sangat vital karena mendukung kelangsungan pekerjaan selama pembangunan. Apabila akses sulit dan penempatan TC tidak menjangkau seluruh area bangunan maka bisa dipastikan akan mempengaruhi waktu pekerjaan dan metode pekerjaan proyek.

3. Instalasi Kerja
    Instalasi kerja yang paling utama diantaranya adalah sumur air sementara, listrik / lampu, dan tempat bahan bakar. Sumur air sudah pasti sangat penting untuk kebutuhan mandi pekerja, WC, washing bay, dan lain sebagainya. Listrik atau lampu sangat diperlukan untuk pekerjaan pada malam hari atau cuaca mendung, dan yang sering dilupakan adalah terangnya cahaya terkadang tidak mencakup seluruh area maka sangat dianjurkan untuk membuat denah titik penempatan lampu sementara untuk pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
    Tempat bahan bakar juga perlu ditentukan agar mudah dalam meng-aksesnya dan aman teradap lingkungan sekitar. Sebaiknya tempat bahan bakar disediakan juga sumpit untuk menampung tetesan bahan bakar yang nantinya akan menjadi limbah B3 apabila tidak ditangani secara baik.

 4. Test dan Penyelidikan
     Test dan Penyelidikan berkaitan dengan struktur yang akan kita bangun tentu menjadi point yang penting dikarenakan awal pekerjaan menjadi tolak ukur untuk pekerjaan berikutnya. Survey menjadi peran utama sebagai penentu ukuran, letak, jarak, maupun kelurusan gedung nantinya. Apabila owner sudah membuat pondasi bored pile maupun tiang pancang dari perusahaan lain, ada baiknya kita sebagai kontraktor melakukan penyelidikan kembali /independent dan meng-compare hasil yang ada dengan hasil test independent. walaupun terkesan mahal, namun menjadi nilai tambah kepada owner dan memberikan garansi/ketenangan dalam pekerjaan selanjutnya.

   semoga dapat membantu rekan-rekan dalam pekerjaan pelaksanaan proyek dan sukses.

still share experiences.
Karis Haudi.

Jumat, 29 Januari 2016

PERALATAN DALAM KONSTRUKSI GEDUNG

Peralatan Dalam Konstruksi Gedung
Tower Crane - Sumber Gambar

Secara garis besar, peralatan yang digunakan dan diperlukan dalam proses pelaksanaan konstruksi gedung bertingkat tinggi dibagi berdasarkan ukuran menjadi 2 yaitu:

1. Peralatan Besar
    Beberapa contoh peralatan besar yang sering digunakan yaitu:
  • Crane (Tower Crane, Mobile Crane)
  • Concrete Hoist (Bucket)
  • Concreter Pump (Pompa Kodok)
  • Placing Boom
  • Concrete Mixer
  • Concrete Vibrator
  • Gondola
  • Passenger Hoist
  • Generator
  • Air Kompresor
  • Water pump
  • Mesin las
  • Road Roller
  • Stamper
  • Bar Cutter
  • Bar Bender
  • Scaffolding (perancah)
  • Theodolite
  • Waterpass
  • Power Trowel
  • Tangki Air
Fungsi dan aplikasi dari berbagai jenis diatas disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan proyek. Dari setiap alat diatas memiliki beragam jenis, ukuran, dimensi, dan harga yang berbeda. Pemilihan peralatan akan sangat menentukan biaya, mutu, dan waktu pelaksanaan proyek. Maka berhati-hatilah menentukan peralatan baik dari segi fungsi, kapasitas, urgensi, biaya, cara pembayaran, spesifikasi alat, dan masa pemakaian/garansi. 

2. Peralatan Kecil
Contoh peralatan kecil yang sering digunakan diantaranya:
  • Guntik Keramik
  • Bor Listrik
  • Gegep
  • Gergaji
  • Palu
  • Linggis
  • Meteran
  • Lampu
  • Mesin Serut
  • Silinder Beton
  • Gurinda
  • Ember
  • Sekop
  • Jidar
  • Tang
  • Kape
  • Kunci Pas
  • Gerobak Dorong
  • Kuas
Peralatan kecil lebih sering kita jumpai saat pelaksanaan finishing karena berhubungan dengan pekerjaan yang bersifat halus dan penus estetika.peralatan kecil sering digunakan secara sembarangan yang mengakibatkan meningkatnya kebutuhan peralatan kecil dikarenakan hilang. untuk meminimalisir hal tersebut, biasanya para pekerja sudah membawa alat sendiri seperti palu, gergaji, kuas, dll dan tidak disediakan kontraktor.
Bagi alat yang memiliki standarisasi tersendiri biasanya akan disediakan oleh kontraktor demi menjaga kualitas yang dihasilkan terjamin seperti meteran dengan merek tertentu, jidar dengan panjang tertentu, dan lain sebagainya.

still share experiences.
Karis Haudi.









Rabu, 27 Januari 2016

Fresh Graduate Teknik Sipil

Tips & Trick Bagi Fresh Graduate Memasuki Dunia Kerja
Sumber Gambar

   Bagi sebagian karyawan yang baru selesai menempuh gelar Sarjana / fresh graduate, proyek adalah tempat yang cukup menakutkan untuk digeluti. Tidak sedikit yang memilih menjadi konsultan perencana bukan karena berminat tetapi karena takut untuk menjadi kontraktor yang berhubungan langsung dengan para pekerja.

Untuk menyiasati ketakutan akan kerasnya dunia lapangan, ada beberapa tips bagi para fresh graduate yang ingin masuk ke proyek namun ragu. berikut diantaranya :

1. Hilangkan Rasa Kesombongan
    Rasa sombong yang sering dimiliki para insinyur sering membuat mereka lupa akan norma-norma kehidupan dan sosialisasi dengan baik. Biasakan rendah diri dan tidak banyak menggurui seseorang walaupun dia bukan sarjana.

2. Pahami Kebiasaan Dan Pergaulan
    Setiap orang yang berada diproyek baik itu staff, mandor, pekerja, maupun operator terdiri dari berbagai suku bangsa dan bahasa. Alangkah baiknya pelajari dan pahami kebiasaan mereka maka akan membantu kita dalam sosialisasi dalam pergaulan maupun komunikasi.

3. Jaga Perilaku
    Sikap kita yang sering kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bertentangan dengan peraturan yang ada diproyek sebaiknya dihilangkan. Perilaku yang cenderung tidak baik seperti sering telat, banyak bicara, merokok, berkelahi, dan lain sebagainya yang dapat membuat image kita sebagai anak baru menjadi tidak baik harus dihilangkan.

itulah beberapa tips yang dapat dicoba, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan semua.

still share experiences.
Karis Haudi.

Selasa, 26 Januari 2016

Mengenal Paving Block


Paving blok adalah material yang terbuat dari pasir dan semen yang di campur lalu di cetak sesuai dengan bentuk yang dinginkan. Bahkan paving block yang sudah terbuat dari beton readymix dan memiliki kekuatan tekan yang baik (umumnya K-225). Bentuk yang paling sering dijumpai yaitu persegi panjang dan persegi empat, namun ada juga yang berbentuk segi 6, segi 8, dan bentuk lainnya/custom. 
Paving Block biasa digunakan sebagai pengerasan permukaan yang bisa menyerap air karena memiliki celah antar pasangan. Standarisasi mengenai paving block yaitu SNI 03-0691-1996. Paving block sudah memiliki jenis bentuk dan warna seiring dengan kebutuhan pasar. Area paling sering ditemui paving block adalah taman kota, parkiran, jalan komplek perumahan, trotoar, garasi rumah. 






still share experiences.
Karis Haudi.

sumber gambar:
1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivcbmlP2u5EQoN85zQwDaFr0jk8ZO9AdIqqzRirPHrey5LzDkeWWm6f2gJL1L770r8ljTm6Xp5KgJZ_B0HtWUepBh9SsJv_2knAFK6f6bXTfTKdue4FRqRzYESWW8abTjyqJ_-uZJIEsw4/s1600/1.jpg]
2. http://www.pavingexpert.com/blocks04.htm
3. http://www.sreemanjunathafloorings.com/paver-blocks.html#!prettyPhoto
4. https://www.pinterest.com/pin/388717011566372393/

Minggu, 24 Januari 2016

Penyebab Kesalahan Dalam Pelaksanaan Pengecoran Beton



Sabtu, 23 Januari 2016

Pemanfaatan Sisa Pengecoran Beton Struktur

Pemanfaatan Sisa Pengecoran Beton Struktur


Dalam proyek gedung bertingkat tinggi, penggunaan material sangatlah memegang peranan penting untuk menentukan seberapa besar nilai suatu proyek, untung dan rugi proyek tersebut, bahkan dalam percepatan waktu pengerjaan proyek tersebut. Beton adalah material utama yang paling sering dipakai dalam proyek bertingkat karena penggunaannya yang mudah, kuat, dan ekonomis. Beton yang dipakai seringkali terbuang dalam pengerjaannya dikarenakan berbagai kesalahan dalam pelaksanaan pengecoran. faktor-faktor yang mempengaruhi terbuangnya beton readymix diantaranya salah perhitungan/kalkulasi dilapangan, peralata yang rusak, cuaca yang buruk, bahkan proses aplikasi yang tidak tepat akan menyebabkan terbuangnya material. Berikut ini ada beberapa cara pemanfaatan sisa pengecoran beton struktur yang dapat meminimalisir pengeluaran suatu proyek.



1. Digunakan sebagai kolom praktis atau balok lintel secara precast.


Dibeberapa proyek besar, kolom praktis ataupun balok lintel pada pekerjaan pemasangan dinding sudah menggunakan cara precast. biasanya beton yang digunakan yaitu beton instan dengan K-225 atau K-250. sangat dianjurkan penggunaan beton sisa pengecoran struktural digunakan gunakan mengurangi waste beton dan pembelian beton instan.





 
2. Digunakan Sebagai Cansteen

Cansteen adalah bagian tepi dari pedestrian, trotoar, separator, tepi badan jalan, jalan taman, boulevard, dan sebagainya. berfungsi sebagai penguat tepi jalan. biasanya cansteen dianggarkan dalam BQ memesan produk jadi secara precast tinggal pasang. beton sisa pengecoran struktural digunakan sebagai cansteen agar meminimalisir anggaran.



3. Digunakan Sebagai Car Stoper

Car stoper adalah tanggulan sebagai pengaman area parkir untuk tanda mobil harus berhenti. Bahan yang biasa digunakan sebagai car stoper ada beberapa jenis diataranya pipa besi, beton dan rubber/karet.





4. Digunakan sebagai Paving Block

   
Paving block yang umum digunakan sebagai area parkir luar, jogging track, taman, trotoar, halaman rumah maupun pedestrian dapat dibuat secara precast dengan menggunakan material beton sisa pengecoran struktur.




itu beberapa penggunaan ataupun pemanfaatan sisa pengecoran beton struktur yang jika dilaksakan dapat mengurangi biaya proyek tentunya diawasi dengan baik dan diatur secara efisien dalam penataan materialnya, karena jika tidak maka akan mempersempit area loading dock proyek yang berimbas terganggunya pelaksanaan pekerjaan. apabila dalam kontrak tidak ada item pekerjaan diatas, maka material tersebut bisa dijual maupun dikirim ke proyek lain yang membutuhkannya. 

Apabila ada tulisan yang tidak benar, kurang baik, dan menyinggung satu ataupun banyak pihak, mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kesempurnaan hanya milik Allah S.W.T. Demikian info dan sharing yang dapat saya bagikan kepada kawan-kawan Teknik Sipil Millenium berdasarkan pengalaman saya. 

still share experiences.
Karis Haudi.

Created By Sora Templates